Sabtu, 04 Februari 2012

BESARKAN ALLAH, KECILKAN MASALAH

Berbagai musibah dan bencana yang yang bertubi-tubi menimpa bangsa ini, tampaknya bukan hanya memporak-porandakan harta dan dan jiwa saudara-saudara kita, tapi juga berpeluang menghancurkan mental dan motivasi kita. Bukan tidak mungkin ,jika masalah ini terus berlarut-larut, kita bisa merasa lemah dan tidak punya semangat untuk bangkit .
Padahal sebenarnya kitalah yang menciptakan masalah melalui persepsi negative terhadap segala kejadian yang terjadi dalam kehidupan kita.. Masalah yang besar bisa dikecilkan , jika kita mau mengecilkannya . Masalah yang kecil bisa menjadi besar jika kita menghendakinya menjadi besar.
Jika kita terbiasa membesar-besarkan masalah kecil, maka semua masalah menjadi besar. Jika terbiasa mengecilkan masalah dan membesarkan nama Allah Subhaanahu wa Ta’aala, maka kecillah semua masalah di dunia ini.
Jika kita memandang bangsa Indonesia adalah bangsa yang lemah, tidak memiliki potensi, tidak kredibel, dan tidak memiliki kemampuan untuk bangkit, maka percayalah , setiap hari kita akan menjadi bahan ejekan. Kita akan menjadi bangsa yang rapuh, mudah menyerah dan cepat merasa kalah.
Jika kita berpandangan bahwa bangsa ini memang pantas diberi azab oleh Allah, maka Allah juga akan terus mengazab kita . Kita memang layak diazab karena kita sendiri yang berprasangka buruk kepada Allah. Jika kita beranggapan bahwa musibah dan bencana yang datang silih berganti akhir-akhir ini sebagai isyarat akan hancurnya bangsa ini ,maka Allahpun akan mendatangkan kehancuran pada bangsa ini. Allah telah berfirman di dalam hadits qudsi :
“Aku berada dalam persangkaan hamba-Ku kepada-Ku (HR Bukhori Muslim).
Jika masalah bangsa ini kita bawa sedih , maka kitapun akan sedih. Jika dibawa susah maka kitapun menjadi susah. Dan jika dibawa gembira , menjadi gembiralah kita, semua tergantung dari cara pandang kita.
Oleh karena itu cara pandang yang yang paling sesuai dengan nilai-nilai positif kita sebagai manusia dan nilai-nilai kebenaran syariah, adalah pandangan yang salah satu unsurnya adalah meyakini bahwa segala sesuatu di dunia ini kecil. Dan hanya Allah yang paling besar.
Dan cara pandang yang dibangun di atas keyakinan bahwasanya hanya Allah yang paling besar ,adalah cara pandang orang-orang yang bertaqwa. Dimana ia bisa membesarkan Allah di dalam hati, pikiran dan seluruh prilaku hidupnya . Dan ini dibangun dari interaksi yang mendalam dengan aktifitas ibadah yang sudah disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Itulah sebabnya, mengapa di dalam shalat Iedu Fitri dan shalat Iedul Adha kita diperintahkan untuk bertakbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
Begitu pula setiap hari, kita di-setting untuk bertakbir ketika melaksanaan shalat wajib maupun sunnah . Selama menunaikan shalat lima waktu, setidaknya kita mengucapkan “Allaahu Akbar” tidak kurang dari 102 kali. Seharusnya kalimat itu sudah cukup untuk selalu menyalakan kesadaran akan kebesaran Allah Subhaanahu wa Taala.
Kalimat “Allahu Akbar” yang kita ucapkan setiap kali pindah dari rukun yang satu ke rukun berikutnya adalah isyarat bahwa dalam keseharian kitapun, hendaknya dalam setiap pergantian kegiatan dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain agar diawali dengan keyakinan bahwa Allah Maha Besar, Maha Berkuasa dan kita hanyalah mahluk biasa yang tidak punya kekuatan apapun. Dengan demikian apapun yang kita kerjakan agar disandarkan kepada Allah. Kita hanya melaksanakan ikhtiar pada akhirnya Allah jua yang menentukan.
Dan ketika kita tidak memiliki kesadaran akan kebesaran Allah maka kitapun akan menyandarkan urusan kita kepada selain Allah. Betapa banyak diantara kita yang menyandarkan urusannya kepada harta, mereka merasa tidak mampu melaksanakan kegiatannya jika mereka tidak mempunyai harta. Maka orang –orang seperti ini secara perlahan kemudian menjadikan harta sebagai tuhannya. Dia tidak akan melakukan sebuah pekerjaan yang tidak mendatangkan harta. Ketika mereka kehilangan harta , maka mereka panik dan seakan-akan dunia telah berakhir baginya.
Sementara yang lainnya ada yang menyandarkan urusannya kepada kekuasaan. Ia merasa tidak mampu berbuat jika mereka tidak punya kekuasaan. Maka orang-orang seperti ini berusaha mengejar kekuasaan dengan segala cara. Dan pada akhirnya menjadikan kekuasan sebagai tujuan akhirnya. Ketika kekuasannya dicabut, iapun merasa seakan-akan dunia telah kiamat.
Dilain pihak ada yang menyandarkan urusannya kepada makhluk . Mereka berpikir bahwa mereka bisa memenuhi keinginannnya jika dekat dengan seseorang yang mempunyai kekuasaan. Secara perlahan orang-orang seperti pada akhirnya akan terjebak pada sikap menghambakan diri kepada makhluk . dan pada akhirnya diapun akan kehilangan ‘izzah dan haibah .
Demikianlah , orang-orang yang menyandarkan urusannya kepada selain Allah, tidak akan pernah mencapai apa yang diinginkan dan akan mudah terjebak dalam keputus-asaan.
Berbeda dengan orang yang menyandarkan urusannya kepada Allah, yaitu Zat yanh Maha Kaya, Maha berkuasa dan Maha Mencipta, ia akan senantiasa diliputi oleh sikap optimis ,penuh percaya diri dan bersikap positif terhadap segala sesuatu , bahkan terhadap kegagalan sekalipun. Kegagalan bagi dia bukan berarti kematian, kehancuran atau akhir dari segalanya. Kegagalan justru akan dijadikan pelajaran berharga untuk kehidupan di masa datang.
Demikianlah, ketika mengucapkan takbir , saat itu juga seharusnya kita bisa menghayati kebesaran Allah. Saat itu pula kita melepaskan segala hal yang kecil, yaitu belenggu prasangka buruk yang menghinggapi pikiran kita. Lepaskan dan buang jauh-jauh pikiran negative. Persepsi buruk dan pikiran negative yang seringkali muncul yang tidak didasarkan atas ilmu, sebenarnya merupakan sesuatu yang yang lebih sering membuat kita larut dalam masalah. Dan ketika masalah itu mendominasi kita, maka maka kita sebenarnya telah menganggapnya besar.
Jika kita berpikir positif , kita akan mampu menghargai diri sendiri. Sikap menyalahlkan diri sendiri secara berlebihan hanya akan menimbulkan kelelahan mental dan rasa frustasi yang dalam. Sungguh sikaf ini merupaka kezaliman terhadap diri sendiri.
Allah Subhaanahu wa Taala berfirman :
“Dan tidaklah mereka menganiaya Kami (Allah), akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.” ( Al Baqarah : 57)

Jumat, 27 Januari 2012

RAMBU RAMBU HIDUP

Perjalanan hidup adalah rimba rambu-rambu yang sangat padat. Jika kita salah membaca dan memilih rambu maka kita akan berputar-putar di tempat tidak mencapai tujuan atau bahkan mungkin kita akan tersesat. Saat ini demikian banyak rambu dan petunjuk petunjuk jalan hidup yang menyesatkan. Rambu mode dan gaya hidup yang ditawarkan kapitalis, rambu nafsu dan kesenangan sesaat, rambu kekuasaan dan keinginan berkuasa dan lain-lain adalah rambu-rambu yang justeru dibayar mahal untuk melewatinya. Tetapi anehnya, sebagian kita yang masih tergolong “miskin” lebih memilih melewati jalan yang ditunjukkan oleh rambu-rambu tersebut.
Rambu yang demikian banyak itu adalah tipuan, fatamorgana dan maya yang semakin jauh kita jalani semakin jauh kita dari tujuan. Sebagai Muslim kita menjalani satu rambu yaitu “Jalan Lurus” - Siratal Mustaqim, dan kita senantiasa berdoa untuk ditunjuk jalan tersebut - Ihdinassiratal Mustaqim. Dan agar kita senantiasa berjalan di jalan yang lurus tersebut kita memiliki rambu yang sangat jelas yaitu AL-Qur’anul Karim, sebagaimana disebutkan dalam awal surat Al-Baqarah : “Zalikal kitabu la raibafiihi - Hudan lil muttaqin” dan Sunnah Rasulullah Saw. Dengan berpegang pada kedua hal tersebut, Insya Allah kita akan mencapai tujuan hidup yang asasi yaitu Ridha Allah.
Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan salah satu Hadis yang menggambarkan rambu-rambu hidup yang sangat sederhana untuk mencapai bahagia dalam menjalani hidup ini.
Kesucian adalah sebagian dari iman, Alhamdulillah memenuhi timbangan, Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruangan antara langit dan bumi, shalat adalah nur, sedekah adalah burhan atau dalil keberimanan, Sabar adalah pelita, dan Al-Qr’an adalah hujjah bagi dirimu. Semua orang pergi menjual dirinya, maka apakah ia akan membebaskan diri atau menghancurkannya.
1. Kesucian adalah sebagian dari iman, karena iman yang kuat hanya ada pada orang yang suci. Para Ulama menafsirkan kata suci ini dengan kesucian batin, kesucian hati dari segala bentuk syirik dan penyakit hati seperti dengki, iri, dendam, khianat dll. Sesungguhnya Allah sangat memperhatikan kesucian hati, sebagaimana Sabda Rasulullah Saw yang artinya :
Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh dan rupa kalian, tetapi kepada hati kalian. HR Muslim
2. Alhamdulillah memenuhi timbangan, antara yang dianugrahkanoleh Allah dengan apa yang kita persembahkan kepadaNya. Alhamdulillah bukanlah sekedar ungkapan kata penghias bibir, tetapi muncul dari kalbu yang tulus dan diwujudkan dengan perilaku. Apapun yang kita dapatkan suka atau duka, banyak atau sedikit, hendaklah kita terima dengan ikhlas, kita manfaatkan sebaik-baiknya di jalan Allah. Untuk itu marilah kita membudayakan kalimat Alhamdulillah ini menjadi hiasan bibir, hiasan hati hiasan perilaku. Alhamdulillah sebagai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian kita terbebas dari penyakit menggerutu, dongkol dan merusak iman kita. Nauzubillah.
3. Shalat sebagai cahaya, maksudnya dalam perjalanan hidup kita di dunia yang gelap, shalat yang kita leksanakan lillahi taala akan me menyelamatkan kita dari kegelapan, akan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah : “Sesungguhnya shalat akan mencegah perbuatan keji dan mungkar”

4. Sedekah adalah burhan. Burhan artinya dalil atau bukti atas keabsahan iman orang bersedekah. Sadakah berarti benar, maka orang yang bersedekah menunjukkan kebenaran keimanannya. Banyak orang yang mengaku beriman bahkan rajin melakukan Shalat, tetapi enggan bersadakah, maka sebenarnya orang yang demikian tergolong kelompok munafik.

5. Sabar adalah pelita, seperti yang telah dikemukakan di atas, bahwa apapun yang kita terima adalah anugrah Allah yang harus diterima dengan ikhlas. Sikap sabar mahbub yang dimaksudkan disini adalah sabar dalam menjalan ketaatan kepada Allah, sabar yang dapat menghindarkan kita dari celaka. Musibah, cobaan dan kemiskinan yang kita terima tidak membuat kita terjerumus ke jalan sesat, tetapi justeru mendorong kita untuk lebih dekat kepadaNya.

6. Orang-orang berjual beli dengan Allah, semua kita menjual diri kita kepada Allah untuk membebaskan diri. Kita menyerahkan seluruh jiwa dan raga kita dengan bayaran surga, sebagai lawan orang-orang yang menjual diri menjadi budak hawa nafsu dan syaitan yang akan emnghancurkannya.
Fiman Allah Swt dalam surat Attaubah ayat 111 artinya : Sesungguhnya Allah telah membeli dari kaum mukmin diri dan harta mereka.
Tidak ada jual beli yang lebih mulia dari transaksi kita dengan Allah. Pembelinya adalah Allah, penjualnya adalah Mukmin barangnya adalah jiwa dan raga dan bayarannya adalag Surga.
Subhanallah.
Semoga Allah Swt senantiasa menunjukkan kepada kita jalan yang benar dan membimbing kita untuk mendapatkan RidhaNya sebagai tujuan hidup yang utama.

Waspada Terjangan Angin

        Beberapa hari terakhir tiupan angin kencang melanda Negara kita termasuk kota Mataram. Angin yang berhembus cukup kencang mengakibatkan banyak dahan patah, baliho, papan nama yang ada di jalan-jalan juga rebah. 

Sejauh ini dibeberapa titik baik yang ada di kecamatan Cakranegara, Mataram, dan Ampenan terlihat banyak dahan atau pepohonan yang tumbang akibat terjangan angin. pohon yang tumbang menimpa menimpa pengguna jalan seperti yang terjadi di jalan catur warga Cakranegara. Namun korban tidak mengalami kecelakaan yang serius. Dibeberapa tempat juga ada mobil yang tertimpa saat  sedang parkir.

Himbauan telah dilakukan oleh pemkot Mataram untuk tidak berada dibawah pohon guna menghindari dahan atau pohon tumbang, demikian juga dengan larangan memarkir kendaraan dibawah pohon.

Akibat banyaknya dahan dan pohon yang tumbang melintang ditengah jalan menyebabkan kesibukan pasukan instansi terkait sibuk memotong dan membersihkannya, sementara itu PLN dan Telkom tidak sibuk, banyak kabel listrik dan telpon yang terputus.

Terputusnya aliran listrik menyebabkan banyak kegiatan usaha yang mengandalkan pasokan dari PLN harus sabar menunggu aliran tersambung kembali. Saya harus pulang lebih awal, tidak bisa kerja dari pagi sampai sekarang hidup mati sampai dengan empat kali, ungkap Zaenal salah seorang penjahit.  Mendingan periksa atap rumah, paku lebih seng yang ada biar ndak terbang kemana-mana.

Tiupan angin ini juga menyebabkan banyak atap terutama yang menggunakan seng copot bahkan beterbangan akibat kencangnya angin. biar saja dibawah dulu nanti saya pasang kalau angin normal, lanjut Bidin yang malah membongkar sisa seng yang ada.

 

Selasa, 24 Januari 2012

Angin Kencang Datang Lagi

Dua hari terakhir ini angin kencang dibarengi dengan hujan kembali melanda kota Mataram dan Lombok Barat. Banyak masyarakat yang menghubungkannya dengan tahun baru cina, biasanya kalau datang tahun baru cina angin bertiup kencang dan turun hujan. Cuaca yang kadang-kadang cerah dengan cepat berubah mendung dan turun hujan.
Akibat kencangnya angin, masyarakat yang memiliki pohon disekitar rumah beramai-ramai memangkas dahan bahkan ada yang menebang pohon mereka. Daripada anak-anak atau kita kena pohon jatuh dan merusak rumah, mending dipangkas saja, ujar Mustain salah satu warga. Ada yang melakukannya sendiri atau mengupah orang untuk melakukannya.
Lumayan kayu dahan atau pohon masih bisa dipakai kayu bakar kalau harga minyak tanah mahal, padahal mereka sudah cukup lama dibagikan kompos gas konversi BBM. Saya masih belum berani makai kompor gas takut meledak, kata Imah.
Orang tua juga melarang anak-anak mereka bermain terlalu jauh, kalu bisa jangan keluar rumah daripada ditimpa pohon tumbang atau dahan yang patah. Mereka akan mudah terkena penyakit terutama pilek dan batuk, debu beterbangan kesana kemari membawa apa saja yang mudah diterbangkan.
Lumayan kayu dahan atau pohon masih bisa dipakai kayu bakar kalau harga minyak tanah mahal, padahal mereka sudah cukup lama dibagikan kompos gas konversi BBM. Saya masih belum berani makai kompor gas takut meledak, kata Imah.
Angin kencang juga mengakibatkan nelayan yang ada menaikkan kedarat perahu mereka daripada harus terus-terusan dihempas gelombang. Ndak tahu kapan bisa melaut lagi kalau cuaca terus begini, saya harus mencari pekerjaan apa saja untuk menyambung hidup anak istri, saat ditanya tentang angin kencang ini.

Minggu, 22 Januari 2012

Rumah Kreatif Kembangkan WALL dan PLIK


Rumah Kreatif Warga Merdeka yang digagas sejumlah warga di Lingkungan Presak Timur Kelurahan Pagutan Kota Mataram, mengembangkan perpustakaan kolektif yang dinamakan WALL. Konsep perpustakaan Wide Area Linked Library (WALL) itu menjadikan areal lingkungan tempat tinggal warga sebagai perpustakaan dengan kawasan yang luas dan saling terhubung.
Selain WALL, Rumah Kreatif yang pembangunan gedungnya kini sedang berlangsung itu juga akan menyelenggarakan Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK). Sebagaimana diketahui, sejumlah PLIK yang sudah terinstalasi sebagian besar belum berjalan aktif. Salah satu PLIK yang kurang diminati masyarakat, yakni di Kantor Kecamatan Mataram, bakal dipindahkan ke Rumah Kreatif yang dikelola warga Lingkungan Presak Timur itu.
Mengenai WALL, salah seorang aktivis Rumah Kreatif Warga Merdeka Muhammad Arief, menjelaskan konsep WALL adalah konsep pendataan setiap bahan bacaan yang dimiliki rumahtangga masing-masing warga. Rumah Kreatif, kata Arief lagi, bertugas membuat database bahan bacaan milik warga untuk dimasukkan ke dalam WALL.
“Konsep ini mendorong warga untuk saling bertukar-baca dan merangsang warga untuk terus-menerus menambah koleksi buku mereka. Di Perpustakaan Rumah Kreatif tidak banyak koleksi bukunya, tapi kami memiliki database seribu sampai duaribu bahan bacaan yang ada di rumah-rumah warga,” terang Arief.
Secara berkala, warga akan mendapatkan daftar koleksi bahan bacaan (katalog) yang di database Rumah Kreatif. Dengan katalog ini warga akan mengetahui bahan bacaan apa saja yang tersedia dan berada di rumah siapa. Para pustakawan di Rumah Kreatif inilah yang akan menghubungkan pelanggan WALL dengan pemilik buku yang ada di rumah-rumah warga.
Saat ini pembangunan Gedung Rumah Kreatif Warga Merdeka sedang berlangsung. Lokasi gedung di salah satu halaman rumah warga itu menggunakan biaya swadaya warga sebesar Rp 15 juta. Rumah Kreatif juga sudah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkot Mataram untuk biaya pembangunan gedung dan dijanjikan bulan Maret mendatang direalisasi.
“Ya, Insya Allah bulan Maret nanti sudah cair dananya,” jelas Kabag Kesra Pemkot Mataram H Alwi sebagaimana disampaikan H Hul salah seorang Kasubag di Bagian Kesra Pemkot Mataram.

Sabtu, 21 Januari 2012

Mengatasi Asam Urat

Asam urat atau rematik gout (gout artritis) adalah hasil dari metabolisme tubuh oleh salah satu protein, purin dan ginjal. Dalam kaitan ini, ginjal berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dimana sebagian sisa asam urat dibuang melalui air seni.

 Namun bila asam urat berlebihan dan ginjal tidak mampu lagi mengatur kestabilannya, maka asam urat in akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Pada saat kadar asam urat tinggi, akan timbul rasa nyeri yang hebat terutama pada daerah persendian.

 Asam urat dapat diobati agar kadar dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka penderita harus mengontrol makanan yang dikonsumsi atau menghindari makanan yang banyak mengandung purin.

 Asam urat sudah dikenal sejak 2.000 tahun yang lalu dan menjadi salah satu penyakit tertua yang dikenal manusia. Dulu, penyakit ini juga disebut “penyakit para raja” karena penyakit ini diasosiasikan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang enak-enak.

 Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Tetapi umumnya, banyak dialami para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause. Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

 Gejala Asam Urat

Ø  Kesemutan dan linu

Ø  Nyeri terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.

Ø  Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

 Solusi Mengatasi Asam Urat

Ø  Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.

Ø  Kontrol makanan yang dikonsumsi.

Ø  Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

 Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

Ø  Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.

Ø  Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.

Ø  Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.

Ø  Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.

Ø  Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau. 

 Obat Traditional Asam Urat :

Ø  Sirsak. Dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari

Ø  Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas,  diminum pagi dan sore

Ø  labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.

Ø  Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt dan diminum selama 1 minggu

Ø  kentang mentah dan apel malang dijuice.

(berbagai sumber)

Mengatasi Asam Urat

Asam urat atau rematik gout (gout artritis) adalah hasil dari metabolisme tubuh oleh salah satu protein, purin dan ginjal. Dalam kaitan ini, ginjal berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dimana sebagian sisa asam urat dibuang melalui air seni.

 Namun bila asam urat berlebihan dan ginjal tidak mampu lagi mengatur kestabilannya, maka asam urat in akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Pada saat kadar asam urat tinggi, akan timbul rasa nyeri yang hebat terutama pada daerah persendian.

 Asam urat dapat diobati agar kadar dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka penderita harus mengontrol makanan yang dikonsumsi atau menghindari makanan yang banyak mengandung purin.

 Asam urat sudah dikenal sejak 2.000 tahun yang lalu dan menjadi salah satu penyakit tertua yang dikenal manusia. Dulu, penyakit ini juga disebut “penyakit para raja” karena penyakit ini diasosiasikan dengan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang enak-enak.

 Setiap orang dapat terkena penyakit asam urat. Tetapi umumnya, banyak dialami para pria, sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause. Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Pada wanita, peningkatan itu dimulai sejak masa menopause. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

 Gejala Asam Urat

Ø  Kesemutan dan linu

Ø  Nyeri terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.

Ø  Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

 Solusi Mengatasi Asam Urat

Ø  Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.

Ø  Kontrol makanan yang dikonsumsi.

Ø  Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

 Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

Ø  Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.

Ø  Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.

Ø  Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.

Ø  Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.

Ø  Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau. 

 Obat Traditional Asam Urat :

Ø  Sirsak. Dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari

Ø  Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas,  diminum pagi dan sore

Ø  labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.

Ø  Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt dan diminum selama 1 minggu

Ø  kentang mentah dan apel malang dijuice.(berbagai sumber

Komunitas Blog Kampung Media

http://www.youtube.com/watch?v=vG8vV27O8mI. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers