Jumat, 09 Maret 2012

Mengenal LINUX


Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya
Sistem Operasi saat ini
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang akan dirilis pada tahun 2012 atau lebih lambat)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Sabtu, 03 Maret 2012

Berbohong

Kebohongan dan kepalsuan telah menjalar dan menjadi borok di segala lapisan masyarakat. Bahkan di Amerika berdasarkan sebuah survey terpercaya,didapatkan angka 91% dari warganya terbiasa berbohong. Sebagian umat Islampun ada yang kecanduan dengan sikap tercela ini. Tulisan di bawah ini, mudah-mudahan menguatkan kita untuk menghindari kebiasaan tercela tersebut.
Allah Ta’ala telah menjadikan umat Islam bersih dalam kepercayaan,segala perbuatan dan perkataannya. Kejujuran adalah barometer kebahagiaan suatu bangsa. Tiada kunci kebahagiaan dan ketentraman haqiqi melainkan bersikap jujur, baik jujur secara vertikal maupun horizontal.
Kejujuran merupakan nikmat Allah Ta’ala yang teragung setelah nikmatIslam, sekaligus penopang utama bagi berlang-sungnya kehidupan dankejayaan Islam. Sedangkan sifat bohong merupakan ujian terbesar jika menimpa seseorang, karena kebohongan merupakan penyakit yangmenggerogoti dan menghancurkan kejayaan Islam.
Dusta merupakan dosa dan aib besar, Allah Ta’ala berfirman:Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyaipengetahuan tentangnya. [Al-Isra': 36]
Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, sedangkan kebaikan menuntun menuju Surga. Sungguh seseorang yang membiasakanjujur niscaya dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada kemungkaran, sedangkankemungkaran menjerumuskan ke Neraka. Sungguh orang yang selaluberdusta akan dicatat sebagai pendusta . [HR. Al-Bukhari dan Muslim ]
Bohong adalah perbuatan haram, karena membahayakan orang lain, tetapidalam kondisi tertentu berubah hukumnya menjadi mubah bahkan wajib.
Para ulama menetapkan pembagian hukum dusta sesuai dengan limakategori hukum syar’i, meskipun pada dasarnya hukum bohong adalahharam. Adapun pembagiannya adalah sbb:
Haram, yaitu kebohongan yang tak berguna menurut kacamata syar’i.
Makruh, yakni dusta yang dipergunakan untuk memperbaiki kemelut rumah tangga dan yang sejenisnya.
Sunnah, yaitu seperti kebohongan yang ditempuh untuk menakut-nakuti musuh Islam dalam suatu peperangan, seperti pemberitaan [yang berlebihan] tentang jumlah tentara dan perlengkapan kaum muslimin [agar pasukan musuh gentar].
Wajib, yaitu seperti dusta yang dilakukan untuk menyelamatkanjiwa seorang muslim atau hartanya dari kematian dan kebinasaan.
Mubah, misalnya yang dipergunakan untuk mendamaikan persengketaan di tengah masyarakat.
Tetapi sebagian ulama berpendapat, semua bentuk dusta adalah buruk dan harus dijauhi, sebab tidak sedikit ayat-ayat Al Qur’an yang mencelanya.
Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Dusta
Tipisnya rasa takut kepada Allah Ta’ala.
Usaha memutarbalikkan fakta dengan berbagai motifnya; baik untuk melariskan barang dagangan, melipatganda-kan keuntungan atau yang lain.
Mencari perhatian, seperti ikut dalam seminar dan diskusi dengan membawakan trik-trik dan kisah-kisah bohong menarik supaya para peserta terpesona.
Tiadanya rasa tanggung jawab dan berusaha lari dari kenyataan hidup.
Kebiasaan berdusta sejak kecil, baik karena pengaruh kebiasaan orang tua atau lingkungan tempat tinggalnya.
Merasa bangga dengan kebohong-annya, karena ia menganggap kebohongan itu suatu kecerdikan, kecepatan daya nalar dan perbuatan baik.
Dusta dalam Kenyataan Sehari-hari yang Harus Dihindari
Ungkapan seseorang: Telah saya katakan kepadamu seribu kali,masa belum paham juga. Ungkapan di atas tidak menunjukkan jumlahbilangannya, tetapi untuk menguatkan maksud. Jika ia hanya mengatakannya sekali, maka ia telah berdusta. Tetapi jika iamengatakannya berkali-kali walaupun belum sampai hitungan seribukali, maka ia tidak berdosa.
Contoh lain, seseorang berkata kepada temannya: Silakan dimakan, lalu dijawab: Terimakasih, saya sudah kenyang atau saya tidak bernafsu.
Hal-hal semacam itu dilarang [haram] jika tidak mengandung tujuanyang benar.
Ahli wira’i [orang-orang yang senantiasa memelihara dirinya dari unsur haram] sangat membenci basa-basi semacam ini.
Berdusta dalam memberitakan mimpi, padahal dosanya besar sekali. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya di antara kebohongan terbesar adalah seseorang yangmengaku [bernasab] kepada selain bapaknya, atau bercerita tentangmimpi yang tak pernah ia lihat, serta meriwayatkan atas RasulullahShallallahu ‘Alaihi Wasallam sesuatu yang tidak pernah beliaukatakan. [HR. Al Bukhari]
Mengelabuhi anak kecil dengan memanggilnya untuk diberi sesuatu,padahal ia tidak memiliki apa-apa. Misalnya, seseorang berkata: Nak kemari, bantu bapak ya, nanti bapak kasih duit, tetapi kemudian ia tidak memberinya apa-apa.
Menceritakan segala hal yang ia dengar.Cukuplah seseorang disebut pendusta, jika ia menceritakan segala hal yang ia dengar. [HR. Muslim]
Padahal sangat mungkin terjadi kekeliruan dalam pemberitaannya,karena ia tidak mengecek terlebih dahulu, tapi biasanya ia berdalih: Ini berdasarkan yang saya dengar.
Bagaimana jika berita itu tentang tuduhan zina Apa ia tetapmenyebarluaskannya tanpa bukti yang nyata Adakah di antara kita rela didakwa zina semacam ini
Berkata atau bercerita bohong yang lucu, agar massa pendengarnya tertawa. Neraka Wail [kehancuran] bagi orang yang berbicara kemudian berdusta supaya pendengarnya tertawa. Wail baginya, sungguh Wail sangat pantas baginya. [HR. Bazzar]
Terapi Penyembuhan Penyakit Tercela Ini
Jika Anda ingin mengerti keburukan sifat dusta dari dirimu sendiri,maka perhatikan kebohongan orang lain, niscaya Anda membencinya,merendahkan dan mengecamnya. Setiap muslim wajib memperbaharui taubat dirinya dari segala dosa dan kesalahan. Demikian pula ia wajib mencari dan memelihara berbagai macam sebab yang bisa membantunya dalam meninggalkan dan menjauhi sifat yang tidak terpuji ini.
Di antara sebab-sebab tersebut adalah:
Pengetahuan sang pelaku tentang keharaman dusta, siksanya yang berat dan selalu mengingat dalam setiap hendak berbicara.
Membiasakan diri dalam memikul tanggung jawab dalam segala halyang benar dan berbicara jujur, apapun resikonya.
Memelihara kata-katanya dan senantiasa mengoreksinya.
Mengubah tempat-tempat membual menjadi tempat-tempat ibadah,dzikir dan mempelajari ilmu.
Hendaknya para pembual tahu, mereka telah menyandang salah satusifat orang-orang munafik karena dustanya.
Hendaknya mereka juga memahami, dusta merupakan jalan menujukemungkaran yang nantinya bermuara di Neraka, sedangkan jujurmenuntun pelakunya ke Surga.
Hendaknya ia mendidik anak-anaknya secara Islami dan benar,mambiasakan mereka selalu jujur di setiap ucapan dan tindakannyaserta senantiasa jujur di hadapan mereka.
Hendaknya ia mengerti, kepercayaan relasinya akan berkurangkarena kebohongan-kebohongannya, bahkan bisa luntur sama sekali.
Hendaknya ia memahami, kebohongannya itu sangat membahayakan orang lain.
Akhirnya hanya kepada Allah Ta’ala kita memohon agar kita dijauhkandari sifat tercela ini, sehingga kita termasuk golongan hamba-hambaNyayang selalu bersikap jujur dalam segala situasi dan kondisi. Amien

Jumat, 02 Maret 2012

Kehilangan yang ke_2

Malang benar nasib Zaenal Abidin, pemilik sepeda motor Revo DR. 4389 BN. Dia harus kehilangan motornya saat sedang keasyikan memancing di sekitar kali pesongoran kelurahan Pagutan Barat Rabu, 1 Februari 2012.
Saya biasa naruh motor ditempat itu dan ada lima motor lain juga parkir disekitarnya. Kami berenam memancing disepanjang kali pesongoran, jawab bidin saat ditanya. Mungkin saya naruh agak jauh dari yang lainnya, sambungnya. Dia baru tahu kalu kendaraannya hilang sekitar pukul 17.30 wita saat pulang.
Ini kehilangan motor yang kedua kali baginya. Apesnya saat dia sedang memancing dua tahun yang lalu di sekitar kali meninting Ampenan. Saat itu motor Legenda yang baru lunas setahun. Kali ini Bidin yang sehari-hari jadi tukang ojek dan menjadi ulang punggung keluarga harus rugi 8 jutaan, itupun kendaraan masih masih tujuh bulan lagi kreditannya.
Saat melaporkan ke polsek mataram, dia tidak bisa menunjukkan STNK karena ada di bawah jok motor tersebut. Dompet dan seluruh isi termasuk uang dan SIM harus hilang juga. Bidin harus mengurus ke dealer tempatnya kredit. Masih beruntung motor masuk asuransi dan diminta untuk menyelesaikan surat-surat lainnya.

Sabtu, 25 Februari 2012

KULIAH ASAL MAKLUM ABUMACELL


Kita diciptakan Tuhan dengan segala kesempurnaan, tapi kita sering salah menggunakan kesempurnaan itu. Kejahatan itu tidak ada, yang ada hanya kebaikan yang salah letaknya. Tidur itu sangat penting dan baik untuk kesehatan, namun kalau salah tempat kita tidur bisa berbahaya dan mengganggu orang lain, seperti tidur ditengah jalan. Demikian sedikit dari sekian banyak yang disampaikan oleh Bang Fairuzz alias Abumacell pada penutupan peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1433 H di Lingkungan Presak Timur Pagutan 23 Februari 2012. 

Pada kesempatan itu, dia bapak tiga anak dan Ketua Cabang PB. NU Kota Mataram ini sangat concern terhadap kebersihan, terbukti khusus untuk lomba kebersihan RT, dia sendiri yang menyumbangkan  hadiah. Hadiah ini akan menjadi kas masing-masing RT untuk dapat dipergunakan baik dalam penyediaan fasilitas kebersihan atau lainnya. Memberikan motivasi dengan cara hidup bersih itu sehat, sehat itu harus bersih.

Peringatan Maulid yang setiap tahun kita laksanakan hendaknya dapat dijadikan suri taulandan dalam hidup bermasyarakat. Masyarakat itu sendiri, layaknya angota badan kita. Tidak ada angota badan yang protes kenapa harus jadi kepala, hidung, tangan, kaki dan lainnya. Kalau kaki tertusuk duri, mulut teriak dan mata menangis, padahal mulut dan mata tidak langsung terkena duri. Demikian juga kehidupan bermasyarakat, kebutuhan akan RT, kepala lingkungan, lurah dan seterusnya untuk memudahkan kita bermasyarakat. Mereka ada pada fungsi masing-masing.

Saat maaf pantat protes terhadap kemaluan yang selalu enak melaksanakan tugas, semetara aku dapat yang bau-bau. Aku hanya berdiri, kamu saja yang dorong dari belakang, lanjut bang Abumacell. Malam kian larut dan masyarakat yang hadir pada kesempatan itu manggut-manggut sambil sesekali senyum-senyum mendengarkan tausiah sambil guyon dari sang Abumacell.

 

Senin, 20 Februari 2012

PLIK DI PAGUTAN MULAI BEROPERASI


Selama tiga hari masyarakat dibebeaskan alias free menggunakan internet. Peralatan PLIK yang dulunya berada di kantor Camat Mataram dapat difungsikan kembali di Kelurahan Pagutan dengan dan PT. Lintas Artha. Warga cukup puas dengan keberadaan PLIK tersebut yang dapat membantu serta sekaligus mengawasi keberadaan anak-anak mereka saat berinteraksi dengan internet.

“anak saya mudah untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya sekarang”, jawab Manir saat ditanya.

PLIK ini sendiri buka dari jam delapan pagi sampai dengan sepuluh malam, dan tutup sementara saat jam-jam sholat dan Magrib hingga Isya tutup, hal ini karena keberadaan PLIK yang berada di sebelah Masjid Pusaka Al-Hamidy Pagutan, seperti yang disampikan Hafiz pengelola PLIK tersebut. Demikian halnya dengan games, hanya diperbolehkan pada hari sabtu dan minggu.

Walau belum launching resmi, PLIK dan perpustakaan masyarakat dibawah bendera WALL (wide area linked library) sengaja dilakukan agar masyarakat lebih mengetahui apa itu rumah belajar tersebut. Lebih lanjut Hafiz dengan berapi-api banyak mengutarakan konsep WALL. Masyarakat dapat saling berinteraksi dengan buku sebagai jembatan, artinya buku yang ada dimasyarakat didata dan seluruh database buku tersebut ada di rumah belajar dan tesebar dalam masyarakat. Disamping masyarakat dapat saling bersilaturahmi / berkunjung untuk meminjam buku seperti yang tertera dalam katalog yang ada.

Saat ditanya jumlah katalog buku yang ada, lebih lanjut Hafiz menyebut bilangan sekitar seribu lima ratusan bahkan lebih, karena masih banyak buku yang ada dimasyarakat belum didata dan mengerti tentang konsep WALL tersebut.

Sabtu, 18 Februari 2012

FAKTOR PENYEBAB KONFLIK DAN STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

FAKTOR PENYEBAB KONFLIK

1. Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan. Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.

2. Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda. Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.

3. Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok. Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda.

4. Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat. Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehiodupan masyarakat yang telah ada.

Asumsi setiap orang memiliki kecenderungan tertentu dalam menangani konflik.

Terdapat 5 kecenderungan:

Ø Penolakan: konflik menyebabkan tidak nyaman

Ø Kompetisi: konflik memunculkan pemenang

Ø Kompromi: ada kompromi & negosiasi dalam konflik untuk meminimalisasi kerugian

Ø Akomodasi: ada pengorbanan tujuan pribadi untuk mempertahankan hubungan

Ø Kolaborasi: mementingkan dukungan & kesadaran pihak lain untuk bekerja bersama-sama.

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :

1. Kompetisi

Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.

2. Akomodasi

Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.

3. Sharing

Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.

4. Kolaborasi

Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.

5. Penghindaran

Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.

INTERAKSI WIN –WIN

Berpikir Menang-Menang merupakan sikap hidup, suatu kerangka berpikir yang menyatakan : “Saya dapat menang, dan demikian juga Anda, kita bisa menang”. Berpikir Menang-Menang merupakan dasar untuk dapat hidup berdampingan dengan orang lain. Berpikir Menang-Menang dimulai dengan kepercayaan bahwa kita adalah setara, tidak ada yang di bawah ataupun di atas orang lain. Hidup bukanlah kompetisi. Mungkin kita memang menjumpai bahwa dunia bisnis, sekolah, keluarga, olah raga adalah dunia yang penuh kompetisi, tetapi sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan dunia kompetisi. Hidup sebenarnya adalah relasi dengan orang lain. Berpikir Menang-Menang bukanlah berpikir tentang Menang-Kalah, Kalah-Menang, atau pun Kalah –Kalah.

1. Win-Lose (Menang – Kalah).

Paradigma ini mengatakan jika “saya menang, anda kalah “. Dalam gaya ini seseorang cenderung menggunakan kekuasaan, jabatan, mandat, barang milik, atau kepribadian untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengorbankan orang lain. Dengan paradigma ini seseorang akan merasa berarti jika ia bisa menang dan orang lain kalah. Ia akan merasa terancam dan iri jika orang lain menang sebab ia berpikir jika orang lain menang pasti dirinya kalah. Jika menang pun sebenarnya ia diliputi rasa bersalah karena ia menganggap kemenangannya pasti mengorbankan orang lain. Pihak yang kalah pun akan menyimpan rasa kecewa, sakit hati, dan merasa diabaikan.

Sikap Menang-Kalah dapat muncul dalam bentuk :

Ø Menggunakan orang lain , baik secara emosional atau pun fisik, untuk kepentingan diri.

Ø Mencoba untuk berada di atas orang lain.

Ø Menjelek-jelekkan orang lain supaya diri sendiri nampak baik.

Ø Selalu mencoba memaksakan kehendak tanpa memperhatikan perasaan orang lain.

Ø Iri dan dengki ketika orang lain berhasil

2. Lose-Win (Kalah – Menang).

Dalam gaya ini seseorang tidak mempunyai tuntutan, visi, dan harapan. Ia cenderung cepat menyenangkan atau memenuhi tuntutan orang lain. Mereka mencari kekuatan dari popularitas atau penerimaan. Karena paradigma ini lebih mementingkan popularitas dan penerimaan maka menang bukanlah yang utama. Akibatnya banyak perasaan yang terpendam dan tidak terungkapkan sehingga akan menyebabkan penyakit psikosomatik seperti sesak napas, saraf, gangguan sistem peredaran darah yang merupakan perwujudan dari kekecewaan dan kemarahan yang mendalam.

3. Lose-Lose (Kalah – Kalah)

Biasanya terjadi jika orang yang bertemu sama-sama punya paradigma Menang-Kalah. Karena keduanya tidak bisa bernegosiasi secara sehat, maka mereka berprinsip jika tidak ada yang menang , lebih baik semuanya kalah. Mereka berpusat pada musuh, yang ada hanya perasaan dendam tanpa menyadari jika orang lain kalah dan dirinya kalah sama saja dengan bunuh diri.

4. Win (Menang)

Orang bermentalitas menang tidak harus menginginkan orang lain kalah. Yang penting adalah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang bermentalitas menang menjadi egois dan akan mencapai tujuannya sendiri. Jika hal ini menjadi pola hidupnya maka ia tidak akan bisa akrab dengan orang lain, merasa kesepian, dan sulit kerja sama dalam tim.

5. Win-Win (Menang-Menang)

Menang-Menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi. Menang-Menang berarti mengusahakan semua pihak merasa senang dan puas dengan pemecahan masalah atau keputusan yang diambil. Paradigma ini memandang kehidupan sebagai arena kerja sama bukan persaingan. Paradigma ini akan menimbulkan kepuasan pada kedua belah pihak dan akan meningkatkan kerja sama kreatif.(berbagai sumber)

Bagaimana Seharusnya Memandang Masalah Siswa ?


Menjelang tahun pelajaran baru ini saya begitu ingin sekali memindahkan sekolah anak saya dari sekolah konvensional ke sekolah alam. Sebagai sekolah alternatif, sekolah alam mampu melayani para siswa secara utuh sebagai manusia yang memiliki keunggulannya masing-masing. Sedangkan sekolah konvensional cenderung bersikap diskriminatif dengan memperlakukan istimewa siswa berkemampuan akademik unggul dan mengabaikan siswa yang lemah prestasi akademiknya.

Para guru di sekolah-sekolah konvensional kebanyakan tak sabar memahami karakteristik para siswanya. sehingga mereka seringkali menjadi obyek kemarahan guru dan bukannya dianggap subyek yg mesti diajak bicara mengenai apa yang dirasakan dan diinginkannya.

Para guru, termasuk guru Bimbingan & Konseling (BK) yang mestinya mampu menemani mereka juga terjebak pada penyikapan yang sama sebagaimana orang awam menyikapi remaja yang bertumpu pada anggapan : “Remaja Bermasalah” dan bukannya “Masalah Remaja”.

Siswa membolos, lebih betah bergaul dengan sesamanya di luar rumah daripada tinggal di rumah, suka berpenampilan nyentrik, berkta-kata kasar, merokok, hingga mengkonsumsi narkoba, dan lain-lain. Kasus-kasus semacam ini langsung digunakan guru untuk memberi label (labelling) terhadap mereka sebagai siswa bermasalah.

Begitu simpel cara para guru memandang permasalahan para siswanya. Terkait dengan simplifikasi masalah ini, ada beberapa kejadian yang pernah saya jumpai sebagai berikut :

1. Siswa meminta uang kepada temannya dengan sedikit memaksa, serta merta dianggap sebagai pemalakan atau pemerasan.

2. Siswa ketahuan sedang bermain-main dengan uang, serta merta ditudingnya sedang melakukan perjudian.

3. Siswa bertengkar dan salah satunya “berhasil” membuat “lawannya” terluka, langsung dituding sebagai pelaku penganiayaan dan kriminal.

4. Siswa mengambil benda milik temannya tanpa ijin, langsung diteriaki seperti pencuri atau maling “profesional”

5. Siswa mencubit pantat teman perempuannya, segera dicap sebagai pelecehan seksual

6. Siswa ketahuan merokok, langsung diceramahi kalau hal itu merupakan pertanda bahwa ia juga akan dengan mudah mengkonsumsi narkoba kelak di kemudian hari.

7. Siswa kedapatan menyimpan video porno, langsung dituduh bahwa ia memang telah terbiasa menontonnya.

8. Dan lain-lain

Tudingan-tudingan tersebut bukan saja tidak perlu tetapi justru mempertegas sikap siswa untuk tetap berperilaku seperti itu. Dengan kata lain, reaksi berlebihan itu sama sekali bukan cara yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi para siswa. Mestinya sebagai langkah awal untuk memahami persoalan yang sesungguhnya, para guru bisa lebih dulu bersikap empatik (empathy) sehingga mampu menyelami dunia para siswanya yang masih berusia remaja dengan berbagai problemnya. Setelah mereka berhasil “mengambil hati” siswa melalui empati, langkah selanjutnya adalah berusaha mengembangkan komunikasi interpersonal lainnya yang ditandai dengan sikap kesetaraan (equality), sikap positif (possitiveness), keterbukaan (openness), dan sikap mendukung (supportiveness) agar lebih memahami permasalahan siswa yang tersembunyi di balik perilaku luaran-nya yang memang menantang kesabaran para guru yang bijak.

Bagaimanakah menurut anda wujud sikap yang empatik dan rumusan kalimat komunikasi interpersonal lainnya untuk beberapa contoh kasus tersebut di atas?

oleh : Ali Mustahib Elyas

Komunitas Blog Kampung Media

http://www.youtube.com/watch?v=vG8vV27O8mI. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers